KKP dan YKAN Perkuat Konservasi Penyu Berau, Efektivitasnya Disorot
TANJUNG REDEB - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui BPSPL Pontianak bersama Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) resmi memperkuat kolaborasi konservasi penyu di pesisir dan pulau-pulau kecil Kabupaten Berau guna menekan angka kepunahan satwa dilindungi tersebut.Langkah strategis ini mencakup perlindungan habitat peneluran di kawasan krusial, namun efektivitasnya di lapangan masih sering terbentur oleh minimnya personel pengawas resmi di titik-titik terluar.Ketergantungan pemerintah pada lembaga swadaya masyarakat dalam menjaga aset ekologis ini mencerminkan masih lemahnya alokasi anggaran mandiri untuk perlindungan keanekaragaman hayati secara berkelanjutan.Tanpa penegakan hukum yang tegas terhadap sindikat perdagangan telur penyu, kerja sama ini dikhawatirkan hanya menjadi rutinitas administratif yang gagal menyentuh akar permasalahan kerusakan ekosistem di Berau.
TANJUNG REDEB - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui BPSPL Pontianak bersama Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) resmi memperkuat kolaborasi konservasi penyu di pesisir dan pulau-pulau kecil Kabupaten Berau guna menekan angka kepunahan satwa dilindungi tersebut.
Langkah strategis ini mencakup perlindungan habitat peneluran di kawasan krusial, namun efektivitasnya di lapangan masih sering terbentur oleh minimnya personel pengawas resmi di titik-titik terluar.
Ketergantungan pemerintah pada lembaga swadaya masyarakat dalam menjaga aset ekologis ini mencerminkan masih lemahnya alokasi anggaran mandiri untuk perlindungan keanekaragaman hayati secara berkelanjutan.
Tanpa penegakan hukum yang tegas terhadap sindikat perdagangan telur penyu, kerja sama ini dikhawatirkan hanya menjadi rutinitas administratif yang gagal menyentuh akar permasalahan kerusakan ekosistem di Berau.